Obsidia Kesulitan Farm! Counter Jarak Jauh: 2 Marksman Pemecah Barrier dan Anti Damage Stack Terbaik

Dalam dunia Game Mobile Legends: Bang Bang, meta terus berubah — dan kali ini, sorotan jatuh pada hero marksman baru bernama Obsidia.
Kenapa Obsidia Susah Farming?
Meskipun Obsidia terlihat kuat, faktanya hero ini memiliki kelemahan signifikan di fase awal Game. Obsidia bergantung pada item damage, sehingga mudah ditekan di lane. Saat bertemu lawan dengan range lebih panjang, ia sering terpaksa bermain pasif. Masalah ini makin parah jika support lawan rajin rotasi. Karena itu, dua marksman berikut ini dianggap jawaban efektif untuk menekan Obsidia bahkan sejak menit pertama.
Marksman Pertama: Lesley, Sniper Jarak Super Aman
Lesley adalah counter paling stabil bagi Obsidia. Dengan range attack yang lebih panjang, ia dapat menyerang tanpa mendekat tanpa terkena efek retaliate barrier. Skill pasif dan ultimate-nya memberi keunggulan burst tinggi, membuat Obsidia sulit menahan serangan. Selain itu, Lesley punya keunggulan mobilitas yang membuka peluang serangan balik. Jika dimainkan dengan build penetration + critical, ia bisa memecahkan barrier Obsidia dengan satu tembakan. Inilah sebabnya Lesley kini sering muncul sebagai counter wajib saat lawan memilih Obsidia di draft pick.
Tips Gunakan Lesley Melawan Obsidia
Untuk memaksimalkan potensi Lesley, pastikan kamu mengatur tempo tembakan. Gunakan skill Tactical Grenade untuk menciptakan jarak aman. Fokuslah pada laning jangka panjang. Dengan strategi ini, kamu bisa menekan Obsidia tanpa risiko.
Beatrix, Counter Adaptif
Hero multifungsi menjadi ancaman kompleks melawan Obsidia. Berbeda dengan Lesley yang mengandalkan jarak ekstrem, Beatrix bisa mengubah gaya bertarung. Dengan Renner dan Bennett, ia mampu menyerang dari jauh. Ketika Obsidia mencoba mendekat, Beatrix bisa beralih ke Wesker untuk burst instan. Selain itu, Beatrix punya damage scaling kuat, menjadikannya unggul di mid game. Dengan kombo skill yang efisien, ia bisa menahan tekanan balik dengan mudah. Hero ini cocok bagi pemain yang menyukai gaya agresif.
Perpaduan Damage dan Penetrasi Maksimal
Gunakan kombinasi item seperti Malefic Roar, Hunter Strike, dan Berserker’s Fury untuk damage tinggi. Tambahkan Wind of Nature agar bisa menahan damage burst Obsidia. Dengan build ini, Beatrix bisa menjadi carry utama. Pastikan kamu juga berlatih ganti senjata cepat.
Analisis Meta: Kenapa Dua Hero Ini Efektif?
Meta Game saat ini menguntungkan marksman fleksibel. Obsidia yang bergantung pada mid-range fight otomatis sulit bersinar. Lesley dan Beatrix, di sisi lain, punya kontrol lane kuat. Mereka juga bisa menyerang tanpa risiko. Selain itu, kedua hero ini memberikan zona serangan efektif. Ketika Obsidia mencoba farming, Lesley atau Beatrix bisa menyicil HP. Kondisi ini memaksa Obsidia bergantung pada tim, yang berakibat pada tertundanya item build.
Pengaruh Terhadap Draft Pick
Di mode ranked, banyak tim mulai menghindari risiko melawan Obsidia langsung. Hasilnya, Lesley dan Beatrix mendominasi Gold Lane. Komposisi tim pun bergeser ke arah sniper-heavy setup. Dampaknya jelas: Obsidia kini lebih jarang dipilih.
Cara Menghadapi Counter Obsidia
Bagi pengguna Obsidia, melawan dua hero ini bukan berarti mustahil. Kamu perlu menjaga posisi. Gunakan minion wave sebagai pelindung dari poke jarak jauh, dan fokuslah untuk menunggu timing power spike. Pilih Wind of Nature atau Athena’s Shield untuk bertahan dari critical Lesley. Pastikan kamu juga berkoordinasi dengan tank. Dengan strategi tepat, kamu masih bisa mengungguli lawan.
Penutup
Tidak bisa dipungkiri, Obsidia sangat populer, tapi seperti semua hero di Game kompetitif, ia punya lawan sepadan. Lesley dan Beatrix terbukti menjadi dua marksman terbaik yang mampu mengimbangi kekuatannya. Dengan jarak serangan jauh dan fleksibilitas tinggi, mereka mengubah cara main di Gold Lane. Namun, jika kamu pemain Obsidia yang bisa mengatur tempo, kamu tetap bisa bersaing di level tinggi. Pada akhirnya, META hanya alat — dan strategi adalah senjatamu yang sebenarnya di dunia Game Mobile Legends.




